Materi UKG GPO Kisi-Kisi Pretest UKG - Kisi Kisi Pretest UKG Penjaskes SMP

Kisi Kisi Pretest UKG Penjaskes SMP

Diposting pada: 2017-08-24, oleh : Admin Soal, Kategori: Kisi-Kisi Pretest UKG
Bagikan ke WhatsApp

Kisi Kisi Pretest UKG Penjaskes SMP

No. deskripsi kompetensi inti deskripsi guru mapel / keahlian deskripsi indikator Jenis
1 Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural,emosional, dan intelektual. Memahami karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik, intelektual, sosial-emosional, moral, spiritual, dan latar belakang sosial-budaya. Menjelaskan karakteristik peserta didik sekolah menengah pertama yang berkaitan dengan aspek fisik. pedagogik
2 Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural,emosional, dan intelektual. Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. Memanfaatkan potensi kognitif yang dimiliki oleh peserta didik sekolah menengah pertama dalam mendukung pembelajaran. pedagogik
3 Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural,emosional, dan intelektual. Mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. Menganalisis bekal ajar awal peserta didik sekolah menengah pertama dalam mata pelajaran penjasorkes. pedagogik
4 Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural,emosional, dan intelektual. Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. Mengidentifikasi penyebab kesulitan belajar peserta didik sekolah menengah pertama dalam menyelesaikan masalah yang berguna pada diri dan bangsanya. pedagogik
5 Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural,emosional, dan intelektual. Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu Mengidentifikasi potensi psikomotorik peserta didik sekolah menengah pertama dalam mata pelajaran penjasorkes. pedagogik
6 Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. Memahami berbagai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama. pedagogik
7 Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. Menerapkan berbagai pendekatan,strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. Memilih pendekatan, strategi, metode, teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam penjasorkes yg sesuai dg tujuan pembelajaran. pedagogik
8 Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Memahami prinsip-prinsip Menjelaskan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum sekolah menengah pertama. pedagogik
9 Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu. Merumuskan tujuan pembelajaran. pedagogik
10 Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. Mengidentifikasi langkah-langkah pembelajaran. pedagogik
11 Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran Menentukan materi pembelajaran penjasorkes yang sesuai dengan bekal ajar, dan tujuan pembelajaran penjasorkes. pedagogik
12 Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik. Mengelompokkan materi pembelajaran yang sesuai dengan pendekatan yang dipilih. pedagogik
13 Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian. Menyusun instrument penilaian pembelajaran dengan prinsip yang benar. pedagogik
14 Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. Memahami prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. Mengidentifikasi prinsip-prinsip penyusunan RPP. pedagogik
15 Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. Memahami prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. Menerapkan konsep dasar penyusunan RPP. pedagogik
16 Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran. Mengidentifikasi komponen rancangan pembelajaran. pedagogik
17 Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap, baik untuk kegiatan di dalam kelas, laboratorium, maupun lapangan. Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap, baik untuk kegiatan di dalam kelas, laboratorium, maupun lapangan. pedagogik
18 Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. Melaksanakan pembelajaran yangmendidik di kelas, di laboratorium, dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan Melaksanakan langkah dan prosedur pelaksanaan pembelajaran setiap lingkup pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama secara scientific. pedagogik
19 Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. Memilih media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran di sekolah menengah pertama. pedagogik
20 Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. Mengidentifikasi situasi yang berkembang ketika pembelajaran berlangsung. pedagogik
21 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu. Mengidentifikasi perangkat TIK yang dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama. pedagogik
22 Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi secara optimal. Mengidentifikasi jenis kegiatan yang dapat digunakan sebagai wahana pengembangan potensi belajar peserta didik disekolah menengah pertama. pedagogik
23 Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik, termasuk kreativitasnya. Menyusun program pengembangan potensi aktualisasi diri peserta didik di sekolah menengah pertama melalui penerapan berbagai model/ pendekatan/ strategi/ gaya yang relevan. pedagogik
24 Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik. Memahami berbagai strategi berkomunikasi yang efektif, empatik, dansantun, secara lisan, tulisan dan/atau bentuk lain. Menjelaskan berbagai cara berkomunikasi yang efektif, empatik, dan santun, secara lisan, tulisan, dan/atau bentuk lain. pedagogik
25 Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik. Berkomunikasi secara efektif, empatik,dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun, secara lisan, tulisan, dan/atau bentuk lain. pedagogik
26 Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Memahami prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang Menjelaskan konsep tes, pengukuran, penilaian, dan evaluasi hasil belajar penjasorkes di sekolah menengah pertama. pedagogik
27 Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Memahami prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang Mengidentifikasi prinsip penilaian yang sesuai dengan standar penilaian. pedagogik
28 Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu. Mengidentifikasi aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi dalam pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama. pedagogik
29 Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Mengidentifikasi jenis, bentuk, dan teknik penilaian tes dalam lingkup pembelajaran penjasorkes. pedagogik
30 Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Mengidentifikasi langkah-langkah pengembangan instrumen penilaian pembelajaran penjasorkes. pedagogik
31 Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Menetapkan aspek penilaian pembelajaran penjasorkes. pedagogik
32 Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen. Mengolah hasil penilaian pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama. pedagogik
33 Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan. Melakukan analisis hasil penilaian pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama. pedagogik
34 Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar. Memaknai hasil penilaian pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama  pada ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan. pedagogik
35 Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. Menggunakan informasi hasil penilaiandan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar. Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama untuk menentukan ketuntasan belajar. pedagogik
36 Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. Melakukan pemaknaan hasil penilaian pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama. pedagogik
37 Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. Mengkomunikasikan hasil penilaian danevaluasi kepada pemangku kepentingan. Menjelaskan prosedur penyampaian laporan. pedagogik
38 Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. Memanfaatkan informasi hasil penilaiandan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Menentukan strategi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama berdasarkan hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran. pedagogik
39 Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran. Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan. Menyebutkan prosedur pelaksanaan refleksi pembelajaran. pedagogik
40 Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran. Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. Mendeskripsikan cara melakukan refleksi hasil pembelajaran. pedagogik
41 Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. Melaksanakan penelitian tindakan kelas sesuai prinsip penelitian tindakan kelas dengan benar. pedagogik
42 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran penjasorkes Menjelaskan dimensi filosofis pendidikan jasmani termasuk etika sebagai aturan dan profesi Menjelaskan pengertian pendidikan jasmani. profesional
43 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran penjasorkes Menjelaskan dimensi filosofis pendidikan jasmani termasuk etika sebagai aturan dan profesi Menjelaskan pengertian pendidikan olahraga. profesional
44 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran penjasorkes Menjelaskan dimensi filosofis pendidikan jasmani termasuk etika sebagai aturan dan profesi Menjelaskan landasan filosofis pendidikan jasmani, pendidikan olahraga dan pendidikan kesehatan. profesional
45 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran penjasorkes Menjelaskan dimensi filosofis pendidikan jasmani termasuk etika sebagai aturan dan profesi Menganalisis perbedaan dan persamaan pendidikan jasmani, pendidikan olahraga dan pendidikan kesehatan. profesional
46 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran penjasorkes Menjelaskan perspektif sejarah pendidikan jasmani. Mengaplikasikan perspektif sejarah pendidikan jasmani dalam pengembangan sikap peserta didik di sekolah menengah pertama. profesional
47 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran penjasorkes Menjelaskan dimensi anatomi manusia, secara struktur dan fungsinya. Menjelaskan caara kerja organ vital tubuh dan jaringannya. profesional
48 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran penjasorkes Menjelaskan dimensi anatomi manusia, secara struktur dan fungsinya. Mengaplikasikan pengetahuan tentang ilmu urai tubuh untuk pengembangan sikap peserta didik di sekolah menengah pertama. profesional
49 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran penjasorkes Menjelaskan aspek kinesiologi dan kinerja fisik manusia. Menjelaskan berbagai hukum gerak. profesional
50 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran penjasorkes Menjelaskan aspek kinesiologi dan kinerja fisik manusia. Menerapkan prinsip gerak pada pembelajaran keterampilan dalam pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama. profesional
51 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran penjasorkes Menjelaskan aspek fisiologis manusia dan efek dari kinerja latihan. Menerapkan prinsip kerja alat gerak tubuh dalam melakukan pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama. profesional
52 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran penjasorkes Menjelaskan aspek psikologi pada kinerja manusia, termasuk motivasi dan tujuan, kecemasan dan stress, serta persepsi diri. Menjelaskan konsep psikologi. profesional
53 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran penjasorkes Menjelaskan aspek psikologi pada kinerja manusia, termasuk motivasi dan tujuan, kecemasan dan stress, serta persepsi diri. Mengidentifikasi gejala psikologis peserta didik dan tindakannya. profesional
54 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran penjasorkes Menjelaskan aspek psikologi pada kinerja manusia, termasuk motivasi dan tujuan, kecemasan dan stress, serta persepsi diri. Menerapkan prinsip psikologi olahraga dalam memberi tindakan terhadap gejala gangguan psikologi peserta didik di sekolah menengah pertama (motivasi, orientasi diri, kecemasan dan stress, serta persepsi diri). profesional
55 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran penjasorkes Menjelaskan aspek sosiologi dalam kinerja diri, termasuk dinamika sosial; etika dan perilaku moral, dan budaya,suku, dan perbedaan jenis kelamin. Menjelaskan konsep sosiologi. profesional
56 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran penjasorkes Menjelaskan aspek sosiologi dalam kinerja diri, termasuk dinamika sosial; etika dan perilaku moral, dan budaya,suku, dan perbedaan jenis kelamin. Mengidentifikasi gejala-gejala sosiologis peserta didik. profesional
57 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran penjasorkes Menjelaskan aspek sosiologi dalam kinerja diri, termasuk dinamika sosial; etika dan perilaku moral, dan budaya,suku, dan perbedaan jenis kelamin. Menerapkan prinsip sosiologi olahraga dalam memberi tindakan terhadap gejala gangguan sosial peserta didik di sekolah menengah pertama (dinamika sosial; etika dan perilaku moral, dan budaya, suku, dan perbedaan jenis kelamin). profesional
58 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran penjasorkes Menjelaskan teori perkembangan gerak, termasuk aspek-aspekyang mempengaruhinya. Menyebut tahap-tahap perkembangan gerak. profesional
59 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran penjasorkes Menjelaskan teori perkembangan gerak, termasuk aspek-aspekyang mempengaruhinya. Menerapkan prinsip perkembangan  gerak dalam melakukan pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama. profesional
60 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran penjasorkes Menjelaskan teori perkembangan gerak, termasuk aspek-aspekyang mempengaruhinya. Mengevaluasi pola gerak dasar dan teknik keterampilan ideal peserta didik di sekolah menengah pertama. profesional
61 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran penjasorkes Menjelaskan teori belajar gerak, termasuk keterampilan dasar dan kompleks dan hubungan timbal balik di antara domain kognitif, afektif dan psikomotorik. Menjelaskan konsep belajar gerak peserta didik di sekolah menengah pertama. profesional
62 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran penjasorkes Menjelaskan teori belajar gerak, termasuk keterampilan dasar dan kompleks dan hubungan timbal balik di antara domain kognitif, afektif dan psikomotorik. Menerapkan prinsip belajar gerak, dalam melakukan pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama. profesional
63 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran penjasorkes Menjelaskan teori belajar gerak, termasuk keterampilan dasar dan kompleks dan hubungan timbal balik di antara domain kognitif, afektif dan psikomotorik. Menerapkan tahap-tahap belajar gerak dalam pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama. profesional
64 Menguasai standar kompetensi dan kompetensi  dasar mata pelajaran yang diampu. Memahami standar kompetensi mata pelajaran yang diampu. Mengidentifikasi landasan yuridis kompetensi mata pelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama. profesional
65 Menguasai standar kompetensi dan kompetensi  dasar mata pelajaran yang diampu. Memahami kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. Mengidentifikasi kompetensi dasar mata pelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama. profesional
66 Menguasai standar kompetensi dan kompetensi  dasar mata pelajaran yang diampu. Memahami kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. Memetakan kompetensi dasar penjasorkes di sekolah menengah pertama berdasar lingkup, ranah, dan gradasinya. profesional
67 Menguasai standar kompetensi dan kompetensi  dasar mata pelajaran yang diampu. Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. Menjelaskan prinsip perumusan tujuan pembelajaran. profesional
68 Menguasai standar kompetensi dan kompetensi  dasar mata pelajaran yang diampu. Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. Mengidentifikasi ranah pembelajaran. profesional
69 Menguasai standar kompetensi dan kompetensi  dasar mata pelajaran yang diampu. Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. Mengidentifikasi indikator pencapaian kompetensi. profesional
70 Menguasai standar kompetensi dan kompetensi  dasar mata pelajaran yang diampu. Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. Merumuskan tujuan pembelajaran. profesional
71 Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu  secara kreatif. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat  perkembangan peserta didik. Menganalisis karakteristik peserta didik sekolah menengah pertama sesuai dengan tingkat perkembangannya. profesional
72 Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu  secara kreatif. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat  perkembangan peserta didik. Mengidentifikasi materi pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama dalam lingkup aktivitas permainan dan olahraga bola besar. profesional
73 Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu  secara kreatif. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat  perkembangan peserta didik. Memilih materi pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama dalam lingkup aktivitas permainan dan olahraga bola besar. profesional
74 Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu  secara kreatif. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat  perkembangan peserta didik. Mengidentifikasi materi pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama dalam lingkup aktivitas permainan dan olahraga bola kecil. profesional
75 Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu  secara kreatif. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat  perkembangan peserta didik. Memilih materi pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama dalam lingkup aktivitas permainan dan olahraga bola kecil. profesional
76 Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu  secara kreatif. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat  perkembangan peserta didik. Mengidentifikasi materi pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama dalam lingkup aktivitas atletik. profesional
77 Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu  secara kreatif. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat  perkembangan peserta didik. Memilih materi pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama dalam lingkup aktivitas atletik. profesional
78 Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu  secara kreatif. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat  perkembangan peserta didik. Mengidentifikasi materi pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama dalam lingkup aktivitas bela diri. profesional
79 Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu  secara kreatif. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat  perkembangan peserta didik. Memilih materi pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama dalam lingkup aktivitas bela diri. profesional
80 Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu  secara kreatif. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat  perkembangan peserta didik. Mengidentifikasi materi pembelajaran dalam lingkup aktivitas pengembangan kebugaran jasmani. profesional
81 Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu  secara kreatif. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat  perkembangan peserta didik. Memilih materi pembelajaran dalam lingkup aktivitas pengembangan kebugaran jasmani. profesional
82 Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu  secara kreatif. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat  perkembangan peserta didik. Memilih materi pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama dalam lingkup aktivitas senam. profesional
83 Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu  secara kreatif. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat  perkembangan peserta didik. Mengidentifikasi materi pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama dalam lingkup aktivitas gerak berirama (ritmik). profesional
84 Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu  secara kreatif. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat  perkembangan peserta didik. Mengidentifikasi materi pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama dalam lingkup aktivitas air. profesional
85 Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu  secara kreatif. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat  perkembangan peserta didik. Memilih materi pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama dalam lingkup pertolongan pertama pada kegawatdaruratan. profesional
86 Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu  secara kreatif. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat  perkembangan peserta didik. Memilih materi pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama dalam lingkup pengembangan budaya hidup sehat. profesional
87 Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu  secara kreatif. Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Menerapkan prinsip dan prosedur pemodifikasian materi pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama. profesional
88 Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu  secara kreatif. Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Memodifikasi materi pembelajaran penjasorkes sesuai dengan karakteristik peserta didik di sekolah menengah pertama. profesional
89 Mengembangkankeprofesionalan secara berkelanjutandengan melakukan tindakan reflektif. Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara terus menerus. Menjelaskan kompetensi profesi yang harus dimiliki guru. profesional
90 Mengembangkankeprofesionalan secara berkelanjutandengan melakukan tindakan reflektif. Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara terus menerus. Melakukan penilaian kinerja secara mandiri (self assessment). profesional
91 Mengembangkankeprofesionalan secara berkelanjutandengan melakukan tindakan reflektif. Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. Mengidentifikasi manfaat penilian mandiri (self assessment) sebagai cara merefleksi diri. profesional
92 Mengembangkankeprofesionalan secara berkelanjutandengan melakukan tindakan reflektif. Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. Menjelaskan prosedur pemanfaatan hasil penilaian kinerja mandiri. profesional
93 Mengembangkankeprofesionalan secara berkelanjutandengan melakukan tindakan reflektif. Melakukan penelitian tindakan kelas Untuk peningkatan keprofesionalan. Menganalisis  konsep dasar Penelitian  Tindakan Kelas; prinsip, jenis, karakteristik, dan kriteria. profesional
94 Mengembangkankeprofesionalan secara berkelanjutandengan melakukan tindakan reflektif. Melakukan penelitian tindakan kelas Untuk peningkatan keprofesionalan. Mengidentifikasi  tahap dan prosedur Penelitian Tindakan Kelas. profesional
95 Mengembangkankeprofesionalan secara berkelanjutandengan melakukan tindakan reflektif. Melakukan penelitian tindakan kelas Untuk peningkatan keprofesionalan. Membuat judul Penelitian Tindakan Kelas. profesional
96 Mengembangkankeprofesionalan secara berkelanjutandengan melakukan tindakan reflektif. Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. Menganalisis aneka sumber belajar untuk peningkatan keprofesionalan berkelanjutan. profesional
97 Mengembangkankeprofesionalan secara berkelanjutandengan melakukan tindakan reflektif. Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. Menjelaskan berbagai informasi terkini sesuai dengan bidang profesinya. profesional
98 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi  untuk mengembangkan diri. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi. Memanfaatkan perangkat TIK  dalam pengembangan pembelajaran. profesional
99 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi  untuk mengembangkan diri. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi. Memanfaatkan perangkat TIK  dalam berkomunikasi. profesional
100 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi  untuk mengembangkan diri. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. Menggunakan perangkat TIK untuk melakukan penulisan dan  pengembangan diri. profesional
101 Menguasai standar kompetensi dan kompetensi  dasar mata pelajaran yang diampu. Memahami standar kompetensi mata pelajaran yang diampu. Mengidentifikasi lingkup/strand mata pelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama. profesional
102 Menguasai standar kompetensi dan kompetensi  dasar mata pelajaran yang diampu. Memahami kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. Menganalisis kompetensi dasar penjasorkes di sekolah menengah pertama. profesional
103 Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu  secara kreatif. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat  perkembangan peserta didik. Menjelaskan karakteristik materi pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama dalam lingkup permainan dan olahraga bola besar dan kesesuaiannya dengan kompetensi yang akan dicapai. profesional
104 Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu  secara kreatif. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat  perkembangan peserta didik. Menjelaskan karakteristik materi pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama dalam lingkup permainan dan olahraga bola kecil dan kesesuaiannya dengan kompetensi yang akan dicapai. profesional
105 Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu  secara kreatif. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat  perkembangan peserta didik. Menjelaskan karakteristik materi pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama dalam lingkup aktivitas atletik dan kesesuaiannya dengan kompetensi yang akan dicapai. profesional
106 Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu  secara kreatif. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat  perkembangan peserta didik. Menjelaskan karakteristik materi pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama dalam lingkup aktivitas pengembangan kebugaran jasmani dan kesesuaiannya dengan kompetensi yang akan dicapai. profesional
107 Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu  secara kreatif. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat  perkembangan peserta didik. Mengidentifikasi materi pembelajaran penjasorkes di sekolah menengah pertama dalam lingkup aktivitas senam. profesional
108 Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu  secara kreatif. Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Mengidentifikasi materi pelajaran yang akan diolah secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik di sekolah menengah pertama. profesional
109 Mengembangkankeprofesionalan secara berkelanjutandengan melakukan tindakan reflektif. Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. Melakukan pengembangan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan berbagai cara sesuai dengan program asosiasi profesi, sekolah, dinas pendidikan, dan lembaga terkait lainnya. profesional


Print BeritaPrint PDFPDF

Materi Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk materi ini