Materi UKG GPO Kisi Kisi Pretest UKG SMA - Kisi Kisi Pretest UKG Seni Budaya Seni Rupa SMA

Kisi Kisi Pretest UKG Seni Budaya Seni Rupa SMA

Diposting pada: 2017-08-25, oleh : Admin Soal, Kategori: Kisi Kisi Pretest UKG SMA

Kisi Kisi Pretest UKG Seni Budaya Seni Rupa SMA

No deskripsi kompetensi inti deskripsi guru mapel / keahlian deskripsi indikator Jenis
1 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Mengapresiasi karya seni rupa dua dimensi. profesional
2 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Membuat karya dua dimensi berdasarkan prinsip-prinsip penyusunan unsur-unsur seni rupa profesional
3 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Mengevaluasi  jenis, simbol dan nilai estetis dalam karya seni rupa dua dimensi profesional
4 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Melaksanakan pameran karya seni rupa dua dimensi profesional
5 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Melaksanakan kritik seni rupa dua dimensi profesional
6 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Menelaah unsur-unsur rupa tiga dimensi profesional
7 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Mengapresiasi karya seni rupa tiga dimensi profesional
8 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Melakukan eksplorasi unsur-unsur rupa tiga dimensi profesional
9 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Membuat karya tiga dimensi berdasarkan prinsip-prinsip penyusunan unsur-unsur seni rupa profesional
10 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Mengevaluasi  jenis, simbol dan nilai estetis dalam karya seni rupa tiga dimensi profesional
11 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Melaksanakan pameran karya seni rupa tiga dimensi profesional
12 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Melaksanakan kritik seni rupa tiga dimensi profesional
13 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Mengapresiasi karya sketsa profesional
14 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Membuat sketsa sesuai konteks budaya Nusantara profesional
15 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Mengevaluasi  jenis, simbol dan nilai estetis dalam karya sketsa profesional
16 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Melaksanakan pameran karya sketsa profesional
17 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Melaksanakan kritik karya sketsa profesional
18 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Mengapresiasi gambar alam benda profesional
19 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Membuat gambar alam benda sesuai konteks budaya Nusantara profesional
20 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Mengevaluasi gambar alam benda profesional
21 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Mengevaluasi  jenis, simbol dan nilai estetis dalam karya gambar alam benda profesional
22 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Melaksanakan pameran karya gambar alam benda profesional
23 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Mengapresiasi karya seni rupa tiga dimensi dengan konteks seni budaya Nusantara profesional
24 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Melakukan imitasi karya seni rupa tiga dimensi budaya Nusantara profesional
25 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Mengevaluasi karya tiga dimensi hasil imitasi budaya Nusantara profesional
26 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Mengevaluasi  jenis, simbol dan nilai estetis karya tiga dimensi imitasi budaya Nusantara profesional
27 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Melaksanakan pameran karya tiga dimensi imitasi budaya Nusantara profesional
28 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Melaksanakan kritik karya tiga dimensi imitasi budaya Nusantara profesional
29 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Mengapresiasi gambar ekspresi dengan konteks budaya Nusantara profesional
30 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Membuat gambar ekspresi dengan konteks budaya Nusantara profesional
31 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Mengevaluasi gambar ekspresi profesional
32 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Mengevaluasi  jenis, simbol dan nilai estetis dalam karya gambar ekspresi profesional
33 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Melaksanakan pameran karya gambar ekspresi profesional
34 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Melaksanakan kritik karya gambar ekspresi profesional
35 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Mengapresiasi modifikasi karya tiga dimensi budaya Nusantara profesional
36 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Memodifikasi karya tiga dimensi budaya Nusantara profesional
37 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Mengevaluasi  jenis, simbol dan nilai estetis dalam karya tiga dimensi budaya Nusantara profesional
38 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Melaksanakan pameran karya tiga dimensi hasil modifikasi budaya Nusantara profesional
39 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Melaksanakan kritik karya tiga dimensi hasil modifikasi budaya Nusantara profesional
40 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Mengapresiasi hasil inovasi karya seni rupa dua dimensi profesional
41 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Melakukan inovasi karya seni rupa dua dimensi profesional
42 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Mengevaluasi  jenis, simbol dan nilai estetis hasil inovasi karya seni rupa dua dimensi profesional
43 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Melaksanakan pameran hasil inovasi karya seni rupa dua dimensi profesional
44 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Melaksanakan kritik hasil inovasi karya seni rupa dua dimensi profesional
45 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Mengapresiasi hasil inovasi karya seni rupa tiga dimensi profesional
46 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Melakukan inovasi karya seni rupa tiga dimensi profesional
47 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Mengevaluasi  jenis, simbol dan nilai estetis hasil inovasi karya seni rupa tiga dimensi profesional
48 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Melaksanakan pameran hasil inovasi karya seni rupa tiga dimensi profesional
49 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Melaksanakan kritik hasil inovasi karya seni rupa tiga dimensi profesional
50 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Mengapresiasi karya media komunikasi visual dua dimensi profesional
51 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Menciptakan karya media komunikasi visual dua dimensi profesional
52 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Mengevaluasi  jenis, simbol dan nilai estetis karya media komunikasi visual dua dimensi profesional
53 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Melaksanakan pameran karya media komunikasi visual dua dimensi profesional
54 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Melaksanakan kritik karya media komunikasi visual dua dimensi profesional
55 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Mengapresiasi karya media komunikasi visual tiga dimensi profesional
56 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Menciptakan karya media komunikasi visual tiga dimensi profesional
57 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Mengevaluasi jenis, simbol dan nilai estetis karya media komunikasi visual tiga dimensi profesional
58 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Melaksanakan pameran karya media komunikasi visual tiga dimensi profesional
59 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa) Melaksanakan kritik karya media komunikasi visual tiga dimensi profesional
60 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menganalisis materi, struktur, konsep, dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran seni buadya (seni rupa) Menelaah wawasan seni budaya Nusantara masa Purba profesional
61 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menganalisis materi, struktur, konsep, dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran seni buadya (seni rupa) Menelaah wawasan seni budaya Nusantara masa Hindu-Budha profesional
62 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menganalisis materi, struktur, konsep, dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran seni buadya (seni rupa) Menelaah wawasan seni budaya Nusantara masa Islam profesional
63 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menganalisis materi, struktur, konsep, dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran seni buadya (seni rupa) Menelaah wawasan seni budaya Nusantara masa Kolonial profesional
64 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menganalisis materi, struktur, konsep, dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran seni buadya (seni rupa) Menelaah wawasan seni budaya Nusantara masa Kemerdekaan profesional
65 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menganalisis materi, struktur, konsep, dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran seni buadya (seni rupa) Menelaah wawasan seni budaya Timur profesional
66 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menganalisis materi, struktur, konsep, dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran seni buadya (seni rupa) Menelaah wawasan seni budaya Barat profesional
67 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menganalisis materi, struktur, konsep, dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran seni buadya (seni rupa) Menelaah apresiasi seni profesional
68 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menganalisis materi, struktur, konsep, dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran seni buadya (seni rupa) Melaksanakan apresiasi seni profesional
69 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menganalisis materi, struktur, konsep, dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran seni buadya (seni rupa) Menelaah kritik seni profesional
70 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menganalisis materi, struktur, konsep, dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran seni buadya (seni rupa) Melaksanakan kritik seni profesional
71 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menganalisis materi, struktur, konsep, dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran seni buadya (seni rupa) Menganalisis penulisan tentang seni profesional
72 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menganalisis materi, struktur, konsep, dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran seni buadya (seni rupa) Melakukan penulisan tentang seni profesional
73 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menganalisis materi, struktur, konsep, dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran seni buadya (seni rupa) Menelaah penelitian dengan pendekatan kualitatif profesional
74 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menganalisis materi, struktur, konsep, dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran seni buadya (seni rupa) Menelaah penelitian dengan pendekatan kuantitatif profesional
75 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menganalisis materi, struktur, konsep, dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran seni buadya (seni rupa) Menelaah penelitian pengembangan profesional
76 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni budaya (seni rupa) Menganalisis materi, struktur, konsep, dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran seni buadya (seni rupa) Menyusun laporan penelitian profesional
77 Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual. Memahami karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik, intelektual, sosial, emosional, moral, spiritual, dan latar belakang sosial ¬budaya. Mengidentifikasi karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik, intelektual, dan sosial-emosional pedagogik
78 Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual. Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu Menjelaskan teori tentang kesulitan belajar peserta didik dalam menguasai pengetahuan dan keterampilan pedagogik
79 Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual. Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu Mengidentifikasi faktor-faktor kesulitan belajar pedagogik
80 Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik Menerapkan berbagai pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu Mengidentifikasi berbagai strategi pembelajaran dan ciri-cirinya pedagogik
81 Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu Mengidentifikasi ciri-ciri model pembelajaran pedagogik
82 Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu Menerapkan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran pedagogik
83 Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran Memahami prinsip-prinsip memilih materi pembelajaran pedagogik
84 Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran Menguraikan langkah-langkah memilih materi pembeljaran pedagogik
85 Menyelenggarakan  pembelajaran yang mendidik Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap, baik untuk kegiatan di dalam kelas, laboratorium, maupun lapangan Memahami regulasi tentang rancangan pembelajaran pedagogik
86 Menyelenggarakan  pembelajaran yang mendidik Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas, di laboratorium, dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan Menjelaskan kriteria minimal guru professional dalam melaksanakan pembelajaran di kelas, di laboratorium, dan di lapangan pedagogik
87 Menyelenggarakan  pembelajaran yang mendidik Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas, di laboratorium, dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan Mensimulasikan berbagai peran guru dalam pembelajaran di kelas, di laboratorium, dan di lapangan sesuai standar keamanan yang dipersyaratkan pedagogik
88 Menyelenggarakan  pembelajaran yang mendidik Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas, di laboratorium, dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan Merancang pembelajaran sesuai keterampilan abad 21 pedagogik
89 Menyelenggarakan  pembelajaran yang mendidik Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh Menjelaskan pentingnya mengembangkan media pembelajaran yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu pedagogik
90 Menyelenggarakan  pembelajaran yang mendidik Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh Menjelaskan karakteristik dan prinsip-prinsip pemilihan media pembelajaran sesuai karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu pedagogik
91 Menyelenggarakan  pembelajaran yang mendidik Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh Merancang penggunaan media pembelajaran dan pemanfaatan sumber belajar yang sesuai dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu pedagogik
92 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu Merancang pengembangan digital literacy skills dalam pembelajaran, secara bertahap pedagogik
93 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu Menerapkan digital literacy skills dalam pembelajaran secara bertahap sesuai hasil rancangan pedagogik
94 Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi secara optimal Menjelaskan pentingnya keterampilan belajar kritis dan inovasi untuk mendukung peserta didik mencapai prestasi optimal pedagogik
95 Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam Menerapkan prinsip-prinsip dan strategi komunikasi efektif antara guru dan peserta didik yang sesuai dengan nilai-nilai budaya kesantunan bangsa Indonesia pada proses pembelajaran pedagogik
96 Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam Mentransfer pengetahuan dan keterampilan kepada peserta didik dengan prinsip dan strategi komunikasi yang tepat dan sesuai dengan materi pembelajaran pedagogik
97 Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam Melakukan kegiatan refleksi untuk menilai penerapan prinsip dan strategi komunikasi yang membantu peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran pedagogik
98 Menyelenggarakan  penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu Menjabarkan secara jelas dan rinci aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam sistem penilaian proses dan hasil belajar pedagogik
99 Menyelenggarakan  penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar Menentukan teknik dan bentuk instrumen penilaian hasil belajar yang tepat dan sesuai untuk materi pelajaran yang diampu, baik untuk ranah sikap, pengetahuan maupun keterampilan pedagogik
100 Menyelenggarakan  penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar Mengolah/menganalisis penilaian proses dan hasil belajar sesuai dengan standar, kriteria dan sistem yang ditetapkan pedagogik
101 Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar Menggunakan hasil analisis penilaian untuk menentukan ketuntasan belajar pedagogik
102 Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan Merancang program remedial bagi peserta didik yang belum mencapai ketuntasan belajar minimal dalam kompetensi tertentu pedagogik
103 Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan Merancang program pengayaan bagi peserta didik yang telah mencapai ketuntasan belajar pedagogik
104 Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan Memanfaatkan  masukan dari peserta didik dan merefleksikannya untuk meningkatkan pembelajaran selanjutnya pedagogik
105 Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu Merencanakan penelitian tindakan kelas pedagogik
106 Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu Melakukan refleksi terhadap proses dan hasil pelaksanaan tindakan dan hasilnya untuk memperbaiki rencana tindakan pada siklus berikutnya untuk meningkatkan hasil yang lebih baik pedagogik


Print BeritaPrint PDFPDF

Materi Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk materi ini